Pintu Kos Terkunci, Saat Diibuka Paksa, Belasan Pelajar Ada di dalamnya, Polisi Temukan Kondom Bekas

0
15503
loading...

2

Belasan pasangan muda-mudi pelajar SMU di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah tertangkap basah sedang berbuat mesum di dalam kamar kos di wilayah Kota Purwodadi, Rabu (11/01/2017).

Razia tempat kos yang digelar oleh Sat Sabhara Polres Grobogan sekitar pukul 11.00 WIB itu membuahkan hasil.

Setelah beberapa kali keluar masuk menelusuri sejumlah tempat kos di Purwodadi, puluhan petugas berhasil menggelandang dua belas pasangan pelajar mesum.

Sepuluh pasang pelajar dari sebuah tempat kos di kawasan belakang RSU Soedjati Purwodadi serta menyusul sisanya dari sebuah tempat kos lain.

Mereka yang masih mengenakan seragam sekolah itu, masing-masing pasangan kedapatan berada sekamar dengan kondisi pintu terkunci rapat.

Saat pintu kamar kos digedor petugas, tak ada respon dari para pelajar sehingga petugas terpaksa mendobrak paksa.

Beberapa diantaranya bahkan nekat bersembunyi di dalam kamar mandi untuk mengelabuhi petugas.

Seketika itu juga, masing-masing pelajar dari berbagai sekolahan di Kabupaten Grobogan ini berkilah sedang melaksanakan belajar kelompok.

Mereka pun menolak ketika akan diangkut ke dalam truk polisi.

Para pelajar ini akhirnya tak berkutik ketika polisi menemukan sejumlah kondom bersisa spermα di setiap kamar kos yang ditempati.

“Jangan pak, saya malu. Saya nggak mau dibawa. Nanti dimarahi orangtua saya,” kata seorang pelajar SMU, sebut saja Kenanga.

Dua belas pasangan pelajar mesum ini ujung-ujungnya diangkut ke Mapolres Grobogan dengan menumpang truk patroli.

“Ada-ada saja tingkah pelajar saat ini. Bukannya sekolah malah bercinta di kos. Mereka semua ini membolos,” tegas Kasat Sabhara Polres Grobogan, AKP Lamsir.

Dijelaskan Lamsir, belasan pasangan pelajar mesum ini akan diberikan pembinaan terlebih dahulu oleh polisi sembari menunggu pihak keluarga datang menjemputnya.

“Kami juga serahkan kasus ini ke PPA. Tak lama juga, kami akan panggil pihak kelurahan serta pemilik kos untuk lebih memperketat perarturan di kos,” pungkas Lamsir. (*)

Baca Juga:

Facebook Comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY